Menu

Bagaimana Cara Menanam Jahe Merah?

January 10, 2015 | Budidaya Jahe Merah

Cara menanam jahe merah merupakan hal yang sering muncul dalam benak setiap orang yang ingin tahu dan paham bagaimana cara membudidayakan jahe merah. Menanam jahe merah bagi orang yang masih awam dan pemula membutuhkan cara dan kiat tertentu agar tidak menimbulkan kegagalan dalam segala hal. Pendampingan sangat diperlukan dalam menanam jahe merah terutama dari penyuluh maupun praktisi pertanian dan perkebunan.

Cara menanam jahe merah

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan secara seksama dalam menanam jahe merah yang meliputi proses persiapan, penanaman, dan perawatan serta proses memanen. Rangkaian proses tersebut harus dilakukan secara cermat dan hati-hati guna meminimalisir kerusakan maupun kegagalan.

Secara singkat proses persiapan dalam menanam jahe merah meliputi persiapan peralatan, bibit jahe merah dan media tanam. Proses penanaman berkaitan bagaimana jahe merah tersebut ditanam dengan baik. Sementara proses perawatan berhubungan dengan cara memelihara tanaman jahe merah baik penggunaan pupuk, air dan perlindungan dari kerusakan. Sedangkan proses menanen berkaitan dengan memetik hasil tanaman yang telah sampai usia panennya.

Cara menanam jahe merah bisa dilakukan di daerah yang sejuk dan bisa pula di daerah dataran rendah. Jahe merah berkembangbiak secara vegetatif artinya tanpa melalui proses perkawinan. Jahe merah tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Jahe merah akan tumbuh baik jika kandungan tanah tersebut memiliki humus yang banyak.

Proses Persiapan

Persiapan pertama dan utama dalam menanam jahe merah adalah ketersediaan peralatan, bahan, dan media. Hal ini mutlak dipersiapkan sebelum memulai proses menanam. Peralatan yang dibutuhkan cukup sederhana bisa menggunakan cangkul, linggis atau pisau untuk menggali tanah, mengeruk atau memindahkan tanah. Untuk lahan yang luas tentu dapat menggunakan mesin bajak untuk menggemburkan atau membajak tanak agar dapat ditanami bibit.

Berikutnya adalah persiapan bahan yang meliputi bibit jahe merah dan pupuk. Bibit jahe merah yang digunakan adalah sudah berumur, misalnya usia sekitar 9 bulan atau lebih. Pilih dan pilahlah jahe merah yang kondisinya baik.

Sedangkan untuk media kita dapat menggunakan tanah perkebunan maupun halaman rumah. Selain kita juga bisa memanfaatkan media tanam yang sangat mudah dan lebih efisien yaitu polybag (wadah plastik untuk bibit tanaman) dengan berbagai ukuran. Kita juga bisa memakai karung sebagai media tanam jahe merah.

Proses Penanaman

Setelah proses persiapan selesai dilakukan, tahap berikutnya adalah penanaman. Jika menggunakan media tanam lahan pertanian, maka tanahnya perlu dibajak atau diolah terlebih dahulu agar dapat menjadi lahan yang siap pakai.

Sementara jika menggunakan media tanam karung atau polybag, sediakan media tersebut secukupnya atau sesuai kebutuhan dengan beragam ukuran. Gunakanlah karung ukuran 25 kg hingga 50 kg beras atau polybag ukuran 60 cm x 60 cm.

Untuk media tanam karung maupun polybag, masukkan tanah yang sudah diolah dan diaduk dengan pupuk organik. Tanamlah bibit jahe merah yang sudah dipersiapkan dengan hati-hati. Jangan menanam bibit dengan cara menghujamkannya dengan paksaan. Lakukan secara bertahap agar bibit tidak rusak.

Kedalaman lubang tanaman sekitar 3 cm hingga 5 cm. Posisikanlah tunah jahe merah ke atas agar mudah tumbuh dan berkembang. Rapikan permukaan bibit tanaman jahe merah yang sudah ditanam.

Bibit yang sudah ditanam di dalam karung atau polybag selanjutnya disiram air secukupnya agar tidak mengalami kekeringan. Tempatkan tanaman yang sudah dibuat di tempat terbuka untuk mendapatkan cahaya matahari secukupnya. Hindari terkena curah hujan yang berlebihan agar tidak merusak bibit. Siramilah tanaman dengan air secukupnya. Gunakan pupuk yang aman bagi jahe merah.

Jika penanaman dilakukan di lahan pertanian atau perkebunan terbuka, bibit tanaman tinggal dimasukkan di kedalaman sekitar 3 cm sampai 5 cm. Jika khawatir merusak bibit akibat terkena curah hujan deras gunakanlah jaring berserat dan berongga, jerami atau daun kelapa sebagai atap pelindung sehingga air bisa meresap ke tanaman dan tanah dengan baik. Proses menanam seperti di atas dapat dilakukan terhadap semua bibit. Lakukan dengan hati-hati.

Proses Perawatan

Proses yang tak kalah pentingnya dari budidaya jahe merah adalah perawatan dan pemeliharaan. Cara merawat jahe merah tidaklah terlalu sulit, namun perlu dilakukan perawatan secara rutin agar menghasilkan jahe merah yang berkualitas.

Lakukan perawatan dengan menyiram tanaman secara teratur sekitar 2 minggu. Berikan juga pupuk ke tanaman. Bersihkan hama dan tanaman pengganggu (gulma) yang ada di sekitar tanaman jahe merah. Gunakan pembasmi hama yang direkomendasikan seperti insektisida atau pembasmi hama lainnya. Lakukan secara rutin hingga jahe merah siap dipanen dan digunakan.

Jahe merah yang telah tumbuh besar dan mencapai usia matang siap untuk dipanen. Jika kita menggunakan media polybag atau karung maupun lahan pertanian usia panen jahe merah sekitar 8, 9 atau 10 bulan hingga bisa mencapai usia 1 tahun. Jahe merah yang siap panen adalah yang berusia tua dan bau khas jahe pun terasa sangat harum. Jahe merah umumnya sangat pedas.

Mudahkan menanam jahe merah? Peluang usahanya pun juga besar dan potensial. Demikianlah langkah dan proses cara menanam jahe merah.

Related For Bagaimana Cara Menanam Jahe Merah?