Menu

Cara Pengolahan dan Penggunaan Bangle

September 25, 2016 | Bangle

Berbicara tentang pengobatan secara tradisional dengan menggunakan berbagai bahan alami, bangle sebaiknya tidak dikesampingkan. Mengapa? Karena rimpang yang juga disebut dengan koneng gede ini memiliki banyak kandungan yang membuatnya sangat berkhasiat, baik itu dalam hal kesehatan maupun kecantikan.

Diantara kandungan bangle antara lain vitamin C, vitamin E, damar, tanin serta minyak atsiri yang terdiri dari pinen dan sineol. Sedangkan efek farmakologis bangle adalah bersifat antipiretik atau penurun panas,karminatif atau peluruh kentut, anti bakteri serta anti inflamasi atau anti peradangan.

cara-pengolahan-bangle

Dengan banyaknya kandungan dalam bangle tersebut otomatis sudah tidak perlu diragukan lagi mengenai manfaatnya. Dan manfaat bangle ini sudah pasti akan Anda dapatkan jika Anda mengolah dan menggunakan bangle dengan benar.

Cara Pengolahan Bangle

Bagian bangle yang paling banyak dimanfaatkan adalah bagian rimpang. Yang mana rimpang tersebut berkhasiat untuk mengobati demam, sakit kepala, sakit kuning, menurunkan berat badan, sembelit dan beberapa penyakit lainnya.

Bagian lain bangle yang juga paling banyak dimanfaatkan adalah daunnya, yang mana manfaatnya adalah untuk menambah nafsu makan dan mengatasi perut kembung.

Mengenai cara pengolahan sebenarnya sama saja seperti ketika Anda menggunakan tanaman rimpang lainnya entah untuk pengobatan atau perawatan kecantikan. Namun yang paling penting dalam pengolahan bangle ini adalah pengeluaran sarinya.

Anda dapat mengolah bangle dengan cara berikut ini:

  1. Rimpang bangle diparut hingga halus lalu diseduh dengan air panas atau air hangat
  2. Rimpang bangle dimemarkan lalu direbus atau dimasukkan ke dalam air panas
  3. Rimpang bangle dicampurkan dengan beberapa bahan lain lalu diparut kemudian direbus atau diseduh dengan air panas juga
  4. Rimpang bangle diparut lalu dioleskan pada bagian tubuh yang membutuhkan
  5. Daun bangle dapat diolah dengan cara direbus ataupun diseduh

Cara Penggunaan Bangle

Sebenarnya cara penggunaan bangle ini berkaitan dengan cara pengolahan bangle yang tentu saja didasarkan pada kebutuhan. Misalnya jika Anda menghendaki bangle untuk pengobatan luar, Anda cukup menghaluskan bangle lalu mengoleskannya atau mengaplikasinnya pada bagian tubuh yang diperlukan.

Namun, bangle ini sebaiknya tidak Anda gunakan pada bagian tubuh yang tengah mengalami luka, apalagi jika alat dan bahan yang Anda gunakan tidak bersih atau steril, karena malah akan menyebabkan luka bertambah parah.

Tak hanya digunakan sebagai obat luar, bangle pun juga bisa digunakan untuk pengobatan dalam yakni dengan cara diminum, baik itu murni maupun masih dicampur dengan beberapa bahan lainnya dengan cara pengolahan seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya.

Yakni dengan mememarkan bangle ataupun menghaluskannya dengan cara diparut atau ditumbuk yang kemudian direbus atau diseduh dengan air panas.

Dosis Penggunaan Bangle

Setelah mengetahui cara mengolah dan cara menggunakan bangle, ada baiknya juga kita mengetahui mengenai dosis penggunaan bangle. Meskipun bangle termasuk bahan alami dimana sesuatu yang alami biasanya tidak memberikan efek buruk, tidak menutup kemungkinan bangle juga akan menimbulkan efek samping.

Meskipun sejauh ini efek samping dari penggunaan bangle belum diketahui, ada baiknya juga Anda tidak menggunakan bangle secara berlebihan untuk menghindari hal yang membahayakan, sehingga sebaiknya Anda menggunakan bangle ini dalam jumlah yang sewajarnya sesuai kebutuhan.

Nah, itulah pembahasan seputar bangle yakni mengenai cara pengolahan, cara penggunaan serta dosis penggunaan bangle. Semoga dapat bermanfaat dalam menambah wawasan Anda.

 

Related For Cara Pengolahan dan Penggunaan Bangle