Menu

Ciri-ciri jahe merah dengan kualitas baik

January 26, 2015 | Informasi Jahe Merah

Saat ini jahe merah banyak dicari orang, namun ada kalanya beberapa orang merasa bingung dan kesulitan membedakan antara jahe merah dengan jahe yang lainnya, berikut adalah ciri-ciri jahe merah yang dapat Anda ketahui :

ciri ciri jahe merah

Ciri-ciri tanaman jahe merah

  • Tanaman jahe merah memiliki batang semu, dan biasanya ketinggiannya mencapai 30 cm bahkan ada yang mencapai 1 m.
  • Daun tanaman jahe merah sempit dengan panjang 15-23 mm. Tangkai daun jahe merah berbulu dan memiliki panjang 2-4 mm.
  • Tanaman ini juga memiliki bunga. Batang bunga akan tersembul keluar dari dalam tanah bukan dari batang daun. Berbetuk tongat, gagang bunga tidak berbulu, bunganya berwarna merah dan dilindungi oleh daun yang berwarna hijau.
  • Tanaman ini hanya dapat tumbuh pada tanah yang subur, gembur dan banyak mengandung nutrisi.
  • Jahe merah dapat tumbuh pada daerah subtropis dan tropis. Di Indonesia tanaman ini dapat tumbuh di mana saja. Bahkan Anda dapat menanam tanaman ini di dalam kantung polybag atau bahkan karung.
  • Jika jahe merah siap panen atau sekitar 9-12 bulan, maka daun akan berwarna kuning dan batang mulai mengering.

 

Ciri-ciri rimpang jahe merah

Sedangkan ciri-ciri jahe merah dari segi rimpang adalah :

  • Jahe merah mempuyai nama latin Zingiber officinale vatietas rubrum.
  • Warna rimpang berwarna merah, jika hasil panen bagus, maka rimpang yang akan dihasilkan sangat banyak.
  • Bentuk rimpang jahe merah agak kecil, dan menghasilkan serat kasar.
  • Rasa jahe merash agak sedikit berbeda dengan jahe pada umumnya, lebih pedas, aroma yang dihasilkan lebih tajam. (diambil dari www.vemale.com )
  • Jenis hama penyakit pada tanaman jahe merah

 

Ada beberapa hama yang biasanya menyerang tanaman ini, berikut adalah beberapa tanaman atau hewan yang biasa menyerang jahe merah :

1. Gulma

Gulma atau rumput liar, adalah tanaman pengganggu yang ering muncul dimanapun. Cara menanggulangi masalah ini adalah dengan cara menyiangi tanaman tersebut, selama seminggu sekali. Menggunakan sistem polybag akan mempermudah penanggulangan gulma.

2. Penyakit layu bakteri

Penyakit ini sering terjadi pada daerah tropis dan subtropis yang mempunyai iklim lembab. Gejalanya diawali oleh batang dan daun akan berwarna kuning dan posisi daun meggulung pada usia tumbuhan 2 bulan. Penyebab penyakit layu bakteri ini adalah bakteri R.solanacearum dan juga Nematoda. Nematoda akan membuat rimpang luka, sehingga bakteri cepat masik ke dalam tubuh jahe. Selain itu ada juga lalat rimpang, lalat ini juga mempunyai fungsi yang sama, membuat luka pada jahe merah.

Cara menanggulanginya adalah dengan menyiapkan bibit bebas patogen, lahan bebas patogen, sanitasi lahan yang baik.

Itulah sebabnya ketika Anda akan bercocok tanam jahe merah sebaiknya cari bibit yang baik. Agar hasil produksi atau hasil panen Anda semakin baik dan melimpah. Demikianlah ciri-ciri jahe merah dengan kualitas yang baik, semoga artikel ini bermanfaat bagi semua.

Related For Ciri-ciri jahe merah dengan kualitas baik