Menu

Ciri Ciri, Kandungan Dan Manfaat Daun Paprika

November 23, 2016 | Daun Daunan

Paprika atau dengan nama latin Capsicum Annum L. merupakan salah satu komoditas penting yang dibudidayakan dibawah naungan ( protected cultivation). Tanaman paprika berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Penanaman paprika menyebar ke Eropa dan Asia setelah tahun 1500-an

Sebagai kerabat dengan cabai, tanaman paprika memiliki bentuk fisik hampir sama dengan cabai. Hanya saja, tanaman paprika memiliki ukuran yang sedikit lebih tinggi dari tanaman cabai sekitar 90cm hingga 1 meter. Paprika tidak memiliki banyak cabang seperti tanaman cabai dan daun nya yang lebar. Meskipun termasuk dalam kerabat dekat cabai, skala pedas paprika hanya sekita 10-100 skala scoville.

Paprika membutuhkan kondisi tertentu untuk pertumbuhannya, yaitu dengan suhu berkisar antara 24 sampai 30 derajat celcius pada siang hari dan 9 sampai 12 derajat celcius pada malam hari. Namun tanaman paprika masih dapat bertahan pada suhu 38 derajat celcius.

daun-paprika

Ciri Ciri Daun Paprika

Daun paprika berbentuk bulat, meruncing, dengan tepi daun rata dan tidak bergerigi. Ukuran daun paprika lebih besar dibandingkan dengan daun cabai rawit. Daun paprika merupakan daun tunggal dan memiliki tulang daun menyirip. Jumlah daun pada tanaman paprika relatif banyak sehingga tanaman terlihat rimbun. Daun paprika memiliki tangkai daun yang melekat pada batang atau cabang.

Kandungan Daun Paprika

Buah paprika banyak memiliki kandungan yang sangat penting mulai dari karaotenoid, flavonoid, asam hydroxycinnamic,asam sinamat, luteolin, alpha-karoten, quercetin, beta-karoten, lutein dan lainnya. Selain itu paprika juga kaya akan vitamin C, vitamin A, dan vitamin K. Namun tidak hanya pada buah, daun paprika pun mengadung zat- zat yang sangat penting lainnya seperti phytochemical, asam phenolic, dan capcaisin.

Manfaat Daun Paprika

Daun paprika mengandung phytochemical dan asam phenolic. Kedua zat tersebut memiliki kemampuan meningkatkan mekanisme anti oksidan. Asam phenolic akan memproses enzim, menstimulasi sistem imun, dan mengurangi tekanan darah. Peningkatan aktivitas anti oksidan dapat mengurangi kemungkinan terkena penyakit kanker, katarak, kardiovaskular, serta degenerasi macular.

Kandungan capcaisin pada daun paprika selain menghasilkan rasa yang pedas juga dapat mengurangi kemungkinan terjangkit kanker dan dapat menstimulasi pankreas untuk mmemproduksi insulin yang sangat berguna untuk melawan diabetes. Terdapat sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa daun paprika dapat mengurangi kadar LDL (Low Destiny Lipoprotein). Daun paprika juga dapat mengurangi kontaminasi bakteri dan melindungi perut dari bakteri H.Pylori.

Namun hinggat saat ini belum ditemukan cara bagaimana mengaplikasikan langsung daun paprika sebagai obat alternatif. Perlu diingat bahwa daun paprika yang belum diolah mengandung sedikit racun yang dapat menyebabkan masalah masalah dalam tubuh

Baca juga: Manfaat dan Kandungan Daun Pakis Untuk Kesehatan

Racun yang terkandung dalam daun paprika dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan serta dapat menyebabkan sakit perut dan sakit kepala yang cukup menyiksa apabila anda mengkonsumsi daun paprika yang tidak diolah dengan baik. Oleh karena itu, daun  paprika harus diolah dengan tepat agar dapat menghilangkan racun yang terkandung di dalamnya.

Namun di beberapa Negara daun paprika dapat digunakan sebagai bahan makanan seperti di Negara Filipina, daun paprika digunakan untuk memasak tinola. Di Korea, daun paprika biasanya dijadikan pelengkap untuk hidangan kimchi. Di Negara Jepang, paprika dimasak untuk dijadikan tsukudani.

Saat ini belum banyak yang menjual daun paprika, namun jika anda ingin mendapatkan daun paprika anda dapat menanamnya sendiri di pot ataupun di kebun rumah. Paprika tidak memerlukan tempat yang luas untuk tumbuh.

Related For Ciri Ciri, Kandungan Dan Manfaat Daun Paprika