Menu

Kandungan Jahe Merah yang Berkhasiat

January 19, 2015 | Informasi Jahe Merah

Kandungan jahe merah yang memiliki banyak khasiat membuat orang banyak mencarinya. Seperti yang telah kita ketahui, jahe merah mengandung banyak senyawa yang membuat tanaman ini memiliki kemampuan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Selain digunakan sebagai obat, jahe merah juga dipercaya mampu meningkatkan kecantikan dan penampilan.

Kandungan jahe merah

Perlu diketahui bahwa bagian dari jahe merah yang biasanya digunakan hanyalah bagian rimpangnya saja. Mengapa hanya bagian rimpangnya saja? Pada bagian rimpang jahe merah terdapat bermacam senyawa alami yang memberikan rasa khas yaitu rasa pedas pada jahe merah tersebut. Percaya akan kegunaan jahe merah yang mampu menyembuhkan beberapa macam penyakit sudah dilakukan oleh banyak orang. Namun banyak dari mereka yang belum mengetahui kandungan jahe merah  apa saja yang terdapat dalam jahe merah.

Kandungan Senyawa Jahe Merah

Di dalam jahe merah, terdapat senyawa alami yang begitu berkhasiat bagi kesehatan manusia apabila dikonsumsi dengan cara yang tepat. Terdapat shogaol, gingerol, dan zingeron di dalam jahe merah. Selain itu, menurut Jahemerah.org, anda akan menemukan beberapa senyawa kimia dalam satu rimpang jahe merah. Terdapat capsaicin, farnesene, cineole, caprylic acid, aspartic, linolenic acid, gingerdione, dan masih banyak lagi senyawa kimia yang terkandung di dalam jahe merah. Mungkin senyawa-senyawa tersebut asing bagi anda, namun peran aktifnya sangat membantu dalam penyembuhan suatu penyakit baik ringan maupun penyakit yang membahayakan. Di dalam jahe merah, peneliti menemukan unsul pati seperti yang terdapat pada tepung kanji. Tidak hanya itu saja, kandungan jahe merah yang lain adalah serat-serat resin dalam jumlah yang tidak begitu banyak.

Baca juga: Bahaya jahe merah

Kandungan Minyak Atsiri dalam Jahe Merah

Perlu diketahui bahwa dalam jahe merah mengandung hingga 4% minyak atsiri dan juga kandungan oleoresin. Di dalam minyak atsiri, masih terdapat beberapa unsur alami seperti linalool, methyl heptenone, borneol, cineol, citral, chavicol, geraniol, zingiberene, dan acetates. Unsur-unsur tersebut dijadikan sebagai bahan utama dalam pembuatan obat-obatan atau dalam dunia farmasi. Pada angka yang tepat, minyak atsiri yang terdapat dalam jahe merah berkisar antara 2,5 persen hingga paling tinggi di angka 2,7 persen. Kandungan minyak atsiri dengan angka seperti yang sudah disebutkan telah diteliti dan dihitung berbasis berat kering dari jahe merah tersebut. Pada umumnya, setiap jahe memiliki kandungan minyak atisir, namun isinya berbeda-beda dari jenis jahe yang satu dengan jenis jahe yang lainnya. Minyak atsiri memiliki tekstur yang agak sedikit kental dan biasanya berwarna kuning. Fungsi dari minyak atsiri yang terkandung pada jahe merah berperan penting dalam memberikan aroma yang khas pada jahe merah. Minyak atsiri yang terdapat dalam kandungan jahe merah ditentukan dari umur jahe tersebut, semakin tua jahe merah, semakin banyak pula kandungan minyak atsiri di dalamnya.

Related For Kandungan Jahe Merah yang Berkhasiat