Menu

Manfaat Alang-Alang Untuk Anak Dan Bayi

August 19, 2016 | Alang Alang

Alang- alang merupakan salah satu jenis tumbuhan yang memiliki begitu banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Alang-alang bisa ditemukan di banyak tempat terutama pada tanah yang lapang.

Khasiat alang-alang sudah sedari dulu dikenal, dan lebih banyak digunakan para orang tua untuk mengobati mimisan yang dialami oleh anaknya. Meski demikian, selain untuk mengobati mimisan, alang-alang juga bisa digunakan untuk mengatasi banyak ragam penyakit yang lain. Salah satunya sangat bermanfaat untuk bayi anda.

Baca juga: Manfaat kencur untuk batuk

Manfaat alang alang untuk bayi

Sifat kimiawi yang terkandung dalam alang-alang

Alang-alang memiliki beberapa kandungan kimia layaknya coixol, cylindrin, manitol, glukosa, skharosa, malid acid, dammar, logam alkasi, anemonim, arundoin, asam kersik, dan simiarenol. Tumbuhan yang satu ini memiliki sifat diuretic atau peluruh kemih, menghilangkan haus, menghentikan pendaharan, anti piretik, dan mempersehat lambung juga paru-paru.

Bagian tanaman alang-alang yang digunakan adalah rimpang atau daun, akar serta bagian bunganya. Untuk membuat ramuan dari alang-alang, anda bisa menggunakan bagian alang-alang yang masih segar atau yang telah dikeringkan sebelumnya.

Alang alang sendiri banyak ditemukan di lingkungan sekitar sehingga tidak akan merepotkan anda saat mencarinya.

Manfaat  Alang-alang untuk mengatasi panas pada bayi

Demam atau panas pada anak kecil, umumnya terjadi saat sistem kekebalan tubuh bekerja melawan infeksi yang masuk. Cara mengolah alang-alang dalam  mengatasi panas tubuh yang muncul bisa dilakukan dengan langkah berikut ini.

  1. Siapkan akar alang-alang dalam keadaan segar lalu cuci hingga bersih.
  2. Setelah bersih, tumbuk akar alang-alang lalu peras airnya.
  3. Jika anda menggunakan akar alang-alang yang sudah kering, anda bisa membuatnya menjadi bubuk terlebih dahulu untuk kemudian diseduh menggunakan air panas.

Penyebab umum demam pada anak

Kemunculan demam pada anak, biasanya terjadi saat sistem kekebalan tubuh bekerja melawan infeksi yang masuk. Berikut ini merupakan ragam penyebab demam pada anak yang bisa menyebabkan demam ringan hingga yang berbahaya sekalipun.

  1. Anak tengah mengalami tumbuh gigi.
  2. Terjadinya infeksi pada bagian saluran pernapasan. Hal ini bisa disebabkan oleh serangan bakteri atau virus.
  3. Karena penyakit flu, pilek hingga terjadinya radang tenggorokan.
  4. Gejala dari jenis penyakit sinuitis.
  5. Efek samping dari imunisasi.
  6. Salah mengonsumsi makanan yang berakhir dengan anak mengalami diare.
  7. Gejala dari cacar air.
  8. Demam berdarah.
  9. Pneumonia aau infeksi paru-paru yang disebabkan oleh infeksi.
  10. Infeksi darah atau septikemia.
  11. Infeksi pada saluran kemih.
  12. Radang selaput otak atau meningitis.

Gejala tambahan yang harus diwaspadai

Demam merupakan reaksi alami yang tidak berbahaya asal tidak terjadi gejala lanjutan yang berakhir pada komplikasi. Orang tua diharapkan waspada jika anak mengalami gejala-gejala yang berikut ini.

  1. Tubuh anak menjadi lemas dengan kesadaran yang berkurang.
  2. Terjadinya gangguan pada pernapasan anak.
  3. Anak lebih banyak tidur dan sulit saat ingin dibangunkan.
  4. Reaksi anak yang kurang peka atau responsif
  5. Anak mengalami gangguan berupa kekurangan cairan, seperti halnya susah buang air kecil, keluar sedikit keringat meski udara terasa panas dan menangis namun tanpa ada air mata yang keluar.
  6. Anak mengalami kejang-kejang.
  7. Anak mengalami demam yang tinggi dan disertai dengan munculnya ruam.
  8. Muntah-muntah disertai dengan sakit kepala juga leher yang terasa kaku.
  9. Anak mengalami sakit di bagian telinga dalam.
  10. Pada bagian bibir terlihat pucat atau bahkan membiru.
  11. Sang anak mengalami diare dan muntah secara berkelanjutan.

Jika memang demam atau panas yang dialami oleh anak disertai dengan ragam gejala di atas, sebagai orang tua harus segera waspada. Lakukan tindakan cepat untuk menangani gejala yang muncul dan jika perlu bawa anak anda segera ke ahli medis.

Untuk anak yang berusia kurang dari 6 bulan, anda bisa membawanya ke dokter jika demam mencapai 38° Celcius atau lebih. Sementara untuk anak yang telah berusia di atas 6 bulan, anda disarankan untuk membawa anak ke dokter jika panas yang diderita lebih dari dua puluh empat jam.

Related For Manfaat Alang-Alang Untuk Anak Dan Bayi