Menu

Manfaat dan Efek Samping Daun Seledri Berikut Cara Pengolahannya

November 1, 2016 | Daun Daunan

Seledri memiliki nama latin Aprium Gaveolens. Ia adalah tumbuhan yang berasal dari daerah subtropis Asia dan Afrika. Pohon seledri ini kecil, tingginya kurang dari 1 meter. Daunnya tersusun majemuk dengan tangkai yang panjang. Batangnya pendek, persegi dan beralur membujur.

Tumbuhan ini dapat tumbuh di dataran rendah atau pun di dataran tinggi. Ia berkembang sangat baik di tempat yang lembap dan subur. Seledri yang tumbuh di dataran tinggi memiliki tangkai dan daun yang tebal dari pada yang tumbuh di dataran rendah.

Salah satu bagian dari tanaman ini yang memiliki banyak manfaat adalah bagian daunnya. Meskipun memiliki manfaat yang banyak, daun ini juga memiliki beberapa kekurangan yang menjadikan beberapa orang dalam kondisi tertentu tidak di anjurkan untuk mengkonsumsi daun ini. Nah, Berikut akan kami kupas manfaat daun seledri dan berikut informasi mengenai efek sampingnya.

manfaat-dan-efek-samping-daun-seledri

Manfaat Daun Seledri

  1. Obat Penurun Panas

Sifat air perasan seledri yang dapat mendinginkan suhu tubuh dapat dimanfaatkan sebagai obat penurun panas. Cara meramunya adalah :

  • Tumbuklah daun seledri secukupnya
  • peras hasil tumbukan tersebut untuk mendapatkan airnya
  • Oleskan ke kepala anak yang terserang demam
  1. Menurunkan kadar kolesterol dalam darah

Seledri adalah tanaman herbal yang rendah kalori. Ia hanya mengandung 16 kalori per 100 g, serta mengandung serat non larut. Kandungan inilah yang menjadikannya bisa digunakan sebagai salah satu ramuan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan cocok digunakan untuk menurunkan berat badan.

Cara meramu obatnya dengan cara:

  • Tumbuklah 100 gr seledri hingga halus.
  • Tambahkan air matang dan masak hingga mendidih
  • Saring air yang mendidih tersebut
  • Anda bisa menambahkan madu sebagai perasa yang menggantikan gula
  • Minum ramuan tersebut dua kali sehari.
  1. Mengobati Mata kering

Seledri memiliki kandungan vitamin A dan beta karotin yang berfungsi sebagai antioksidan flavonoid alami. Ia di butuhkan oleh tubuh untuk menjaga selaput lendir, mata, dan kulit agar tetap sehat. Untuk itu jikaAnda mengalami mata yang kering, perih, dan gatal jangan menguceknya hingga menyebabkan iritasi. Cukup ramulah obat menggunakan daun seledri ini.

Cara meramunya yaitu:

  • Tumbuk daun seledri bersamaan dengan daun bayam dan daun kelor.
  • Setelah tumbukan halus, tambahkan sedikit garam dan air
  • Minumlah campuran tersebut tiga kali sehari untuk hasil yang optimal.
  1. Mengobati Anemia

Kondisi tubuh yang lemah, letih, lesu karena anemia tentu saja sangat mengganggu aktifitas bukan? Nah,Anda bisa menggunakan ramuan daun seledri untuk mengatasi kondisi tersebut. Kandungan folat dalam daun seledri dapat digunakan untuk membantu mengobati anemia.

Cara meramunya yaitu:

  • Buatlah jus dengan campuran dari daun seledri, nanas, madu dan air.
  • Minumlah secara rutin campuran jus tadi setiap hari hingga kondisi tubuh terasa vit kembali.
  1. Mengobati penyakit Rematik.

Rematik adalah penyakit yang menyerang tulang. Kandungan vitamin K pada daun seledri dapat membantu tubuh untuk menggunakan kalsium yang baik untuk tulang. Oleh karena itu daun seledri juga bisa digunakan untuk mengobati tulang. Caranya cukup mudah.Anda bisa menggunakan daun seledri sebagai sayur sampingan untuk lalapan makanan sehari-hari.

Baca juga: Manfaat dan efek samping daun salam

Efek Samping Daun Seledri

  1. Alergi

JikaAnda tidak terbiasa dengan aroma seledri, maka sebaiknyaAnda tidak mengkonsumsinya.  Bagi orang yang sensitif dengan aroma seledri, daun tanaman ini tidak berfungsi sebagai obat, namun justru dapat menyebabkan alergi. Gejalanya bisa berupa gatal, kulit memerah, pembengkakan pada mulut dan rasa pusing. Ia juga bisa menyebabkan masalah gangguan pada perut, dan yang paling parah, bisa beresiko koma hingga meninggal dunia.

Seledri mengandung senyawa furanocoumarins. Senyawa ini dapat menjadi bumerang bagi yang tidak terbiasa memakan seledri. Ia dapat memicu kulit mereka menjadi sensitif terhadap cahaya matahari (potosensitif).

  1. Pendarahan dan kontraksi uterine bagi wanita hamil

Daun seledri juga tidak baik untuk dikonsumsi secara berlebihan bagi wanita hamil. Ia dapat memicu terjadinya pendarahan dan kontraksi uterine. Oleh karena itu jikaAnda adalah seorang ibu yang sedang berada dalam masa kehamilan. Perhatikanlah kadar konsumsi daun ini sehingga tidak membahayakan janin yang ada dalam perut anda.

  1. Bersifat karsinogen jika dipanaskan ulang

Seledri termasuk dalam daftar makanan yang tidak boleh dipanaskan ulang. Kandungan nitrat pada seledri, seperti halnya pada bayam yang jika dipanaskan ulang akan berubah menjadi asam nitrat. Asam nitrat inilah yang berbahaya bagi tubuh. Ia beresiko memicu tumbuhnya kanker.

Jadi, meskipun seledri memiliki banyak manfaat, sebagaimana yang sudah disebutkan sebelumnya, namun ia tidak baik jika dipanaskan ulang. Manfaat tersebut akan hilang dan berganti menjadi penyakit yang mematikan yaitu kanker yang sangat berbahaya bagi tubuh kita.

  1. Mengurangi air susu ibu jika sedang menyusui

Pengkonsumsian seledri secara berlebihan tidak baik bagi seorang ibu yang sedang menyusui. Hal ini dapat menyebabkan mengurangi air susu sang ibu.

Nah, itu tadi adalah beberapa manfaat dan efek samping yang dimiliki oleh daun seledri. Silahkan pahami kondisi tubuhAnda apakah cocok untuk menggunakan daun seledri ini sebagai salah satu alternati pengobatan ataukah tidak.

Jangan sampai tumbuhan yang memiliki manfaat pengobatan ini menjadi penyakitAnda di kemudian hari karena kelalaian anda. Untuk lebih amannyaAnda bisa melakukan konsultasi dengan dokter bila tidak yakin untuk menggunakan ramuan ini. Semoga bermanfaat.

Related For Manfaat dan Efek Samping Daun Seledri Berikut Cara Pengolahannya